Senin, 15 Maret 2010

KUMPULAN RPP

RPP Bahasa Indonesia SMP download
RPP PAI SMP download
RPP Bahasa Indonesia MTs download disi
Rpp IPS SMP/MTs download
RPP Bahasa Indonesia SMP 2 download
Novel_Ayat_Ayat_Cinta download

PUISI

RICK DARI CORONA

(Di Queenz Plaza
di stasion trem bawah tanah
ada tulisan di satu temboknya:
“Rick dari Corona telah di sini.
Di mana engkau, Betsy?”)


Ya.
Rick dari Corona telah di sini.
Di mana engkau, Betsy?

- Akulah Betsy
Ini aku di sini.
Bestsy Wong dari Jamaica.
Kakek buyutku dari Hongkong.
Suamiku penjaga elevator
Pedro Gonzales dari Puertorico
suka mabuk dan suka berdusta.
Kalau ingin ketemu, telepon saja aku.
Pagi hari aku kerja di pabrik roti
Selasa dan Kamis sore
aku miliknya Mickey Ragolsky
si kakek Polandia
yang membayar sewa kamarku.
Cobalah telpon hari Rabu.

Jangan kuatirkan suamiku.
Ia akan pura-pura tak tahu.
O, ya, sebelum lupa:
dua puluh dollar ongkosnya.

Betsyku bersih dan putih sekali
lunak dan halus bagaikan karet busa.
Rambutnya mewah tergerai
bagai berkas benang-benang rayon warna emas.
Dan kakinya sempurna.
Singsat dan licin
bagaikan ikan salmon

(Rick dari Corona
di perut kota New York
memandang kanan kiri
sambil minum jeruk soda)








Betsy.
Di mana engkau, Betsy?

- Ini, Betsy Hudson di sini.
aku merindukan alam hijau
tapi benci agrarian.
Aku percaya pada dongeng aneka ragam
Aku percaya pada benua Atlantis.
Dan juga percaya bahwa hidup di bulan
lebih baik dari hidup di bumi.
Pada politik aku tak percaya.
Namaku Betsy.
Memang.
Tapi kita tak mungkin ketemu
Siang hari aku kerja jadi akuntan.
Malam hari aku suka nulis buku harian.
Untuk merias diri
memelihara rambut dan kuku
telah pula memakan waktu.
Namaku Betsy.
Cantik
Aku suka telanjang di depan kaca.
Aku benci lelaki.

(Dengan mobil sport dari Inggris
Rick dari Corona
mengitari kota New York
berkacamata hitam sekali.
MElanggar aturan lalu lintas
ia disetop polisi
sambil masih mimpi siang hari)

Betsy gemerlapan bagai lampu-lampu Broadway.
Betsy terbang dengan indah.
Bau minyak wanginya menidurkan New York
Dan selalu sesudah itu
aku diselimutinya
dengan selimut katun
yang ditenunnya sendiri
Betsy, di mana engkau, Betsy.








- Di sini, bodoh!
Kau selalu tak mendengarkan aku, Ricky!
Kau selalu menciptakan kekusutan.
Sepatu tak pernah kauletakkan pada raknya.
Selalu kau pakai dari yang kacau warnanya.
Berapa kali pula kau kuperingatkan
kalau tidur jangan mendengkur.
Itu barbar.
Dan Ricky!
Kau harus belajar makan sup yang lebih sopan!

(New York mengangkang.
Keras dan angkuh.
Semen dan baja.
Dingin dan teguh.
Adapun di tengah-tengah cahaya lampu gemerlapan
terdengar musik gelisah
yang tentu saja
tak berarti apa-apa)

Rick dari Corona telah di sini
Ya. Ya.
Betsy, engkau di mana?
- Ricky, saying, aku di sini.
Ya. Ya.
+ Engkau hitam.
Engkau bukan Betsy.
Engkau macam Negro dari Harlem.
- Pegang pinggulku
Rasakan betapa lunak dan penuhnya.
Namaku Betsy. Ya. Ya.
+ Gadisku selalu menjawab dengan sabar
segala pertanyaanku yang bodoh dan sangsi.
- Aku Betsy kerna aku Negro.
Kerna aku Negro
aku adalah tanggung jawabmu.
Ya, namaku Betsy.
Telah kuputuskan namaku Betsy
+ Apyun. Apyun.
Aku hasratkan pengalaman mistis.
Aku ingin melukis tubuhmu telanjang.
sambil kuhisap mariyuana.
- Ricky, saying, engkau akan kuninabobokan.
Dan bagai bayi akan kau puja tetekku.
+ Dari Queens. Dari Brooklyn. Dan dari Manhattan….
- Ricky, saying, garudaku saying.
+ Sebab irama combo, sebab buaian saxophone…



- Pejamkan matamu.
Dan bagaikan banyo
mainkanlah aku

(Di Harlem, Manhattan, New York
di mana orang tinggal penuh sesak
di mana udara bau air kencing dan sampah
di musim panas dengan udara sembilan puluh lima drajat
para Negro menari watusi di tepi jalan
dan pada drajat ke seratus dua
terjadi perkelahian antara mereka).

Hallo. Hallo.
Di sini Rick dari Corona.
Dan Betsy juga di sini…
Hallo, Dokter.
Kami harus disuntik sekarang juga.
Kami kena rajasinga.

RINGKASAN MATERI BAHASA INDONESIA SMP/MTs

Ciri-ciri paragraf deduktif dan induktif?
Ciri paragraf deduktif :
- kalimat utama berada di awal paragraf
- kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian disusul dengan penjelasan khusus

Ciri paragraf induktif :
- kalimat utama berada di akhir paragraf
- kalimat disusun dari uraian/penjelasan bersifat khusus diikuti dengan kalimat pernyataan umum

Perbedaan antara fakta dan opini

Fakta
Fakta (bahasa Latin: factus) dalam istilah keilmuan merupakan suatu hasil observasi yang obyektif dan dapat verifikasi. Fakta adalah pengamatan yang telah diverifikasi secara empiris. Fakta dalam prosesnya kadangkala dapat menjadi sebuah ilmu.
Contohnya, fakta bahwa bumi ini bulat. Ketika seseorang mengelilingi bumi dengan berjalan ke arah timur atau ke arah barat, pada akhirnya ia akan kembali ke titik awal. Fakta ini bukan berdasarkan sudut pandang pribadi, atau pendirian dari kelompok tertentu saja. Karena riset telah membuktikan dan memang telah terbukti 100% (diverifikasi) bahwa bumi ini bulat. Fakta inipun menjadi sebuah teori dalam ilmu pengetahuan.


Opini
Opini adalah pendapat, pikiran, pendirian, pandangan, perspektif dan tanggapan mengenai suatu kejadian, keadaan, dan desas-desus tentang sesuatu hal.
Contohnya, banyak orang berpendapat bahwa perempuan merokok adalah perempuan yg ga benar. Padahal belum tentu begitu. Nyatanya banyak perempuan perokok yg merupakan orang baik2. Jadi pendapat ini hanyalah berdasarkan sudut pandang pribadi / sekelompok orang saja. Tidak ada yg dapat memverifikasi (menjamin/mensahihkan) bahwa pendapat ini 100% benar adanya.

Namun perlu kita ketahui bahwa ada opini yang memang berdasarkan fakta. Contohnya, fakta (hasil riset) menunjukkan bahwa rokok mengandung racun yang membahayakan kesehatan. Ini sudah diverifikasi secara empiris, bahkan oleh WHO. Dari fakta inilah kemudian muncul opini bahwa merokok itu adalah hal yg tidak baik.


Gaya Bahasa

MAJAS



Majas adalah :
Cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakan dengan sesuatu yang lain. Bahasa berkias yang dapat menghidupkan atau meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu dengan cara menggunakan perasaan atau menyamakan dengan sesuatu yang lain. (pemakaian kata-kata yang seolah-olah berjiwa, hidup, dan segar serta dapat menggetarkan hati pembaca).

Majas terbagi 4 macam
1. Majas Perbandingan
2. Majas Sindiran
3. Majas Penegasan
4. Majas Pertentangan


1. Majas Perbandingan adalah :

Majas yang menggunakan perbandingan untuk melukiskan sesuatu.


Yang Termasuk Majas Perbandingan adalah:

a. Asosiasi

b. Personifikasi

c. Metafora

d. Alegori

e. Metonimia

f. Parabel

g. Simbolik

h. Tropen

i. Litotes

j. Sinekdokhe

k. Eufimisme

l. Hiperbola

m. Alusio

n. Antonomasia

o. Perifrasis


a. Majas Asosiasi atau Perumpamaan adalah:

Majas perbandingan yang membandingkan suatu keadaan dengan keadaan lain yang sesuai dengan keadaan yang dilukiskan.


Contohnya : Wajahnya pucat bagai bulan kesiangan.

Bangkit semangatnya seperti api berkobar.

Sejak dahulu ia memang kurus seperti tiang listrik.



b. Majas Personifikasi atau Penginsanan adalah :

Majas perbandingan yang membandingkan suatu benda tidak bernyawa atau tidak bergerak menjadi seolah-olah bernyawa dan berperilaku seperti manusia atau hewan.


Contohnya : Pohon nyiur melambai-lambai.

Pantai Pangandaran menangis karena lahannya dirusak.

Gedung kesenian ini menyimpan cerita masa kejayaan.



c. Majas Metafora adalah :

Majas perbandingan yang membandingkan suatu benda dengan benda lain yang mempunyai sifat sama atau hampir sama.


Contohnya : Raja siang memancarkan cahanya. (matahari)

Anita adalah tangkai hati ibu. (kesayangan)

Dewi malam menyertai pertunjukan Ramayana. (bulan)



d. Majas Alegori adalah :

Majas perbandingan yang memperlihatkan perbandingan utuh yang membentuk kesatuan yang menyeluruh.


Contohnya : Di masyarakat terdapat dongeng-dengeng binatang, seperti kancil dan buaya, monyet dan petani.


e. Majas Metonimia adalah :

Majas perbandingan yang mengandung perbandingan benda yang dimaksud dengan menyebutkan nama atau predikat atau sifat yang biasa terdapat pada benda itu.


Contohnya : Kemarin Yamahanya hilang. (motor)

Tolong, belikan gudang garam, Nak! (rokok)

Dia datang memakai Fiat bukan Ford. (mobil)



f. Majas Parabel adalah :

Majas perbandingan yang terkandung dalam seluruh karangan. Dengan secara halus tersimpul dalam karangan itu pedoman hidup, falsafah hidup yang harus ditimba dari dalamnya.


Contohnya : Bhagawat Gita

Bayan Budiman

Hikayat Kalilah dan Dimmah



g. Majas Simbolik adalah:

Majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan benda-benda lain sebagai simbol atatu perlambang.


Contohnya: Raihlah bintang di langit!

Melati, lambang kesucian.

Lintah darat pemakan riba.



h. Majas Tropen adalah:

Majas perbandingan yang mempergunakan kata-kata yang tepat dan sejajar artinya dengan pergantian yang dimaksud.


Contohnya: Besok Bapak Presiden akan terbang ke Surabaya.

Sepanjang hari dia berkubur saja dalam kamarnya.

Dia duduk melamun, hanyut dibawa persaannya.


i. Majas Litotes adalah:
Majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengan kata yang berlawanan artinya dengan kenyataan sebenarnya guna merendahkan diri.


Contohnya : Datanglah ke gubuk orang tuaku.
Perjuangan kami hanya setitik air di samudera .



j. Majas Sinekdokhe terbagi atas dua jenis yaitu:


1. Sinekdoke Pars Pro Toto

2. Sinekdoke Totem Pro Parte


Sinekdoke Pars Pro Toto adalah: sebagian untuk seluruh.

Maksudnya jika disebutkan sebagian dari suatu benda, maka yang dimaksudkan seluruhnya. (meluas)


Contohnya: Ayah membeli tiga ekor sapi.

Berapa kepala penghuni rumah ini?

Sudah lama saya tidak melihat batang hidungnya.


Sinekdoke Totem Pro Parte adalah: seluruh untuk semua.

Maksudnya jika disebutkan seluruh dari suatu benda, maka yang dimaksudkank sebaginnya. (menyempit)


Contohnya: Pertandingan itu berakhir dengan kemenangan Bandung.

Jakarta sering banjir kala musim hujan tiba.

Kaum putri memperingati Hari Kartini.


k. Majas Eufimisme adalah:

Majas perbandingan dalam bertutur kata untuk menggantikan kata lain dengan maksud supaya terdengar lebih sopan, dan tidak menyinggung persaan orang lain.


Contohnya: Orang yang bodoh, dikatakan kurang pandai.

Akhir-akhir ini ia telah berubah akal. (gila)

Pak, bolehkah saya ke belakang. (ke toilet)



l. Majas Hiperbola adalah:

Majas perbandingan yang melukiskan peristiwa atau keadaan dengan berlebih-lebihan dari yang sesungguhnya.


Contohnya : Hatiku terbakar.

Darahku mendidih.

Ia menangis menyayat hati.

Hampir copot jantung saya



m. Majas Antonomasia adalah:

Majas perbandingan yang digunakan untuk memanggil seseorang bukan nama aslinya, melainkan nama panggilan yang disebabkan oleh sifat yang dimilikinya atau ciri tubuhnya.


Contohnya: Orang yang gemuk dinamai si Gemuk.

Orang yang kepalanya botak dinamai si Botak.

Orang yang tinggi lampai dinamai si Jangkung.


n. Majas Alusio adalah:

Majas perbandingan dengan menggunakan ungkapan atau peribahasa yang sudah lazim dipergunakan orang.


Contohnya: Kakek itu tua-tua keladi, makin tua makin jadi.


p. Majas Perifrasis adalah:

Majas perbandingan yang menguraikan. Sepatah kata diganti dengan serangkaian kata yang mengandung arti yang sama dengan kata yang digantikan itu.


Contohnya: Jangan terlalu materialistis!

Jangan terlalu mempertuhankan harta benda!

Pagi-pagi berangkatlah kami.

Ketika Sang Surya ke luar dari peraduannya, berangkatlah kami.

Kereta api itu berlari tersus.

Kuda besi yang panjang itu berlari terus.



2. Majas Sindiran adalah:

Majas yang menggunakan sindirin untuk melukiskan sesuatu.


Yang Termasuk Majas Sindiran Adalah:

a. Ironi

b. Sinisme

c. Sarkasme


a. Majas Ironi adalah:

Majas sindiran yang menyatakan makna yang bertentangan dengan makna yang sesungguhnya, dengan maksud menyindir.


Contohnya : Merdu benar suaramu, hingga terbangun aku.

Sungguh bagus rapormu, merah semua.

Katanya jagoan, begitu saja menangis.



b. Majas Sinisme adalah:

Majas sindiran berupa pernyataan yang maknanya bertentangan dengan makna sebenarnya. Seperti ironi tetapi agak kasar dan lebih menyakitkan.


Contohnya : Ilmu kamukan sudah selangit untuk apa nasihat!

Muntah aku melihat mukamu!

Terpuji betul kelakuanmu sekarang.

c. Majas Sarkasme adalah:

Majas sindiran yang berisi sindiran paling keras dan kasar dengan mempergunakan kata-kata yang dianggap tidak sopan.


Contohnya : Hai, babi! Enyah kau dari sini!

Cih, mukamu seperti monyet, kalau mau bercermin.

Hai, anjing pergi dari sini!


3. Majas Penegasan adalah :

Majas yang menggunakan penegasan untuk melukiskan sesuatu.


Yang Termasuk Majas Penegasan adalah:

a. Pleonasme

b. Repetisi

c. Paralelisme

d. Tautologi

e. Klimaks

f. Antiklimaks

g. Inversi

h. Elipsi

i. Retoris

j. Koreksio

k. Asindeton

l. Polisindeton

m. Interupsi

n. Eksklamasio

o. Enumerasio

p. Praterito


a. Majas Pleonasme adalah:

Majas penegasan yang berupa pemakaian kata sebagai keterangan yang berlebihan, menegaskan kata yang sebenarnya tidak perlu.


Contohnya : Bola bulat itu bergulir ke gawang lawan.

Mobil itu mundur ke belakang pelan-pelan.

b. Majas Repetisi adalah:

Majas penegasan pengulangan kata yang sudah disebut dengan kata-kata yang sama maknanya dengan maksud memberikan tekanan atau mengeraskan arti.


Contohnya: Selama darahku masih mengalir, selama jantungku masih berdenyut, aku tetap membalas.

Bukan cemburu, bukan irihati, bukan dengki, tetapi aku ingin menasihatimu.



c. Majas Paralelisme adalah:

Majas penegasan pengulangan kalimat atau kata yang sama dengan maksud memberikan penegasan.


Contohnya: Aku akan memperhatikan permintaanmu.

Aku akan memperhatikan kehendakmu.

Aku akan memperhatikan maksudmu.



d. Majas Tautologi adalah:

Mejas penegasan dengan megulang beberapa kali sepatah kata dalam sebuah kalimat. Menggunakan kata bersinonim berturut-turut dalam kalimat.


Contohnya: Disuruhyna aku bersabar, bersabar dan sekali lagi bersabar, tetapi aku tak tahan lagi.

Kehendak dan keinginan kami ialah supaya dia menjadi seorang yang berguna.



e. Majas Klimaks adalah:

Majas penegasan yang menyatakan beberapa hal berturut-turut makin lama makin menghebat, meninggi, meluas, atau membesar.


Contohnya: Bukan hanya beratus, beribu, malah berjuta orang yang telah menderita akibat peperangan.

Dari kecil sampai dewasa, malah sampai setua ini engkau belajar tak juga pandai-pandainya.



f. Majas Antiklimaks adalah:

Majas penegasan yang menggunakan kata makin lama kain menurun, mengecil, atau menyempit.


Contohnya: Kakeknya, ayahnya, dia sendiri, dan kini anaknya semuanya tak ada yang luput dari penyakit turunan itu.

Gedung-gedung, rumah-rumah, dan gubuk-gubuk semuanya mengibarkan Sang saka merah putih pada hari ulang tahun kemerdekaan itu.



g. Majas Inversi adalah:

Majas penegasan yang digunakan bila predika kalimat hendak lebih dipentingkan daripada subyeknya, lalu ditempatkan di depan subyek.


Contohnya: Terang benar bulan.

Besar sekali gajinya.



h. Majas Elipsi adalah:

Majas penegasan yang subyeknya atau predikatnya tak lagi disebutkan karena dianggap sudah diketahui.


Contohnya: Pergilah!”

Kata ‘pergilah’ lebih mendapat tekanan darpada bila kalimat itu bersubyek; pergilah engkau!


i. Majas Retoris adalah:

Majas penegasan yang menggunakan kalimat tanya- tak- bertanya, sering menyatakan kesangsian atau bersifat mengejek.


Contohnya: “Mana mungkin orang mati hidup kembali?”

“Inikah yang kau namai bekerja?”



j. Majas Koreksio adalah:

Majas penegasan yang dipakai bila akan membetulkan kembali apa yang salah diucapkan baik yang diucapkan dengan sengaja ataupun tidak.


Contohnya: Dia adikku, eh bukan, kakakku.

Ibu ada di dapur, ah, bukan, di kamar mandi.


k. Majas Asindeton adalah:

Majas penegasan yang meyatakan beberapa hal, keadaan, atau benda disebutkan berturut-turut tanpa mempergunakan kata penghubung.


Contohnya: Meja, kursi, lemari lintang-pukang saja dalam kamar itu.

Kain-kain, barang pecah-belah, mainan anak-anak semua ada dijual di toko itu.



l. Majas Polisindeton adalah:

Majas penegasan yang banyak menggunakan kata penghubung dalam kalimat.


Contohnya: Setelah pekerjaan selesai, maka berkemas-kemaslah dia akan pulang karena hari sudah mulai gelap, lagipula mendung-mendung tanda hari akan hujan.



m. Majas Interupsi adalah:

Majas penegasan yang menggunakan sisipan (kata atau frase) di tengah-tengah kalimat pokok, dengan maksud untuk menjelaskan sesuatu dalam kalimat tersebut.


Contohnya: Aku – kalau bukan karena terpaksa – takkan maun melakukan pekerjaan ini.



n. Majas Eksklamasio adalah:

Majas penegasan yang menggunkan pemakaian kata-kata seru untuk penegasan.


Contohnya: Wah, biar, biar kupeluk, ah, dengan tangan mengigil.



o. Majas Enumerasio adalah:

Majas penegasan yang membentuk satu kesatuan dilukiskan satu per satu supaya tiap-tiap peristiwa dalam keseluruhannya itu tampak dengan jelas.


Contohnya: Laut tenang. Di atas permadani biru itu tampak satu-satu perahu nelayan melancar perlahan-lahan.Angin berhembus sepoi-sepoi. Bulan bersinar dengan terangnya. Di sana sini bintang-bintang gemerlap. Semuanya berpadu membentuk sauatu lukisan yang harmonmis. Itulah keindahan sejati.



p. Majas Praterito adalah:

Majas penegasan ini pengarang seolah-olah menyembunyikan atau merahasiakan sesuatu. Pembaca dibiarkan mengungkapkan sendiri apa yang sengaja dihilangkan atau tidak disebutkan.


Contohnya: Tentang ramainya pasar malam itu, tak usahlah kuceritakan dulu. Biarlah engkau sendiri menyaksikannya.

Apakah gunanya kukatakan lagi? Bukankah itu sudah menjadi rahasia umum.



4. Majas Pertentangan adalah:

Majas yang menggunakan pertentangan untuk melukiskan sesuatu.


Yang Termasuk Majas Pertentangan adalah:

a. Paradoks

b. Antitesis

c. Kontradiksio in terminis

d. Anakhronisme



a. Majas Paradoks adalah:

Majas pertentangan yang menggunakan kata yang berlawanan antara satu dengan yang lain, dengan maksud menghaluskan arti.


Contohnya: Dia kaya, tetapi miskin.

Dia besar, tetapi kecil.

Gajinya besar, tetapi hidupnya melarat.



b. Majas Antitesis adalah:

Majas pertentangan yang mempergunakan paduan kata yang berlawanan artinya.


Contohnya: Tua muda, besar kecil, pria wanita hadir dalam keramaian itu.

Hidup matinya, susah senangnya serahkanlah kepadaku.




c. Majas Kontradiksio in terminis adalah:

Majas pertentangan yang memperlihatkan sesuatu yang bertentantan dengan apa yang sudah dikatakan semula.Apa yang sudah dikatakan, disangkal lagi oleh ucapan kemudian.


Contohnya: Semua sudah hadir, kecuali si Amir.

Kamar terasa hening, hanya terdengar detik jam beker saja.



d. Majas Anakhronisme adalah:

Majas pertentangan yang menunjukkan bahwa dalam uraian ada sesuatu yang tak sesuai dengan sejarah. Sesuatu yang disebutkan dalam cerita itu belum ada pada masa itu. Pengarang tak teliti, menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya.


Contohnya: Jika pengarang dalam karangannya menyebutkan bahwa dalam Perang Dunia I yang dilukiskannya itu ada helikopter, maka tentu hal itu bertentangan dengan kenyataan sebenarnya sebab ketika itu belum ada helikopter.

Jumat, 25 September 2009

Testimonial Pengguna Sarang Semut

Tumor Paru-Paru
Ir. Hamir Hamid

Nama saya Ir. Hamir Hamid, usia 74 tahun berasal dari Jakarta. Pada tanggal 5 Juni 2007 melalui hasil rontgen torax & CT Scan, beberapa orang dokter Ahli yaitu dr. Jose Rusma, dr. Nilwan Arif (spesialis Paru), dr. Refni & Cecilia (dari R.S. Fatmawati) telah menyatakan bahwa saya mengidap tumor di paru-paru. Para dokter menganjurkan untuk melakukan biopsi serta beberapa pemeriksaan lainnya yang berkaitan dengan penyakit saya.

Pada saat yang bersamaan, melalui informasi dari deherba.com, menantu saya, Ir. Datta Iradian mengusulkan untuk mencoba melakukan pengobatan dengan mengkonsumsi obat ‘Sarang Semut Papua’. Maka sejak itu saya mulai mengkonsumsi obat tersebut 3 x 2 kapsul sehari.

Kemudian pada tanggal 17 April 2008 dilakukan kembali rontgen torax dan CT Scan, ternyata dari hasil pemeriksaan tersebut sudah tidak terdapat lagi tumor di paru-paru saya, hal ini membuat para dokter yang memvonis penyakit saya keheranan. Hanya dalam waktu beberapa bulan, tumor tersebut sudah hilang.

Hingga saat ini saya masih mengkonsumsi obat ‘Sarang Semut Papua’ untuk proses penyembuhan lebih lanjut. Syukur Alhamdulilah berkat rahmat dan kasih sayang Allah SWT melalui asbab obat ‘Sarang Semut Papua’ ini penyakit saya dapat disembuhkan.
Kanker Paru-Paru
Michael F Tikung

Saya didiagnosis mengidap kanker paru-paru, ini karena kebiasaan merokok saya sejak usia 12 tahun, dalam sehari saya bisa menghabiskan 2 bungkus rokok. Penyakit maut itu datang dengan isyarat batuk-batuk yang tak kunjung reda.

Awalnya dokter mendiagnosis saya terkena penyakik kolesterol. Namun, akhirnya setelah beberapa kali ke rumah sakit, dokter menemukan bahwa kanker sudah menutup seluruh paru-paru sebelah kiri saya.

Karena tidak ingin dikemoterapi, saya mencoba meminum Sarang Semut. Dosisnya 3 hari sekali. Hasilnya, tidak sampai sebulan energi saya kembali pulih. Batuk yang kerap muncul pada malam hari telah sirna. Yang menggembirakan hasi rontgen menunujukan kabut yang menutupi paru-paru sebelah kiri kini tinggal seperenam.

Dokter yang memeriksa saya pun terheran-heran dan menyakinkan saya bahwa kesembuhan panyakit kanker paru-paru yang saya derita bisa didapat secepatnya.
Kanker Payudara
Meyti Ngantun (34 th), Jayapura-Papua
Saya memeriksakan diri ke dokter internis dan divonis mengidap kanker payudara. Oleh karena berkembang dengan cepat maka dokter mengajurkan supaya segera diangkat melalui operasi. Menurut dokter, itu satu-satunya jalan untuk mengatasinya.

Suatu ketika suami saya mendapat informasi tentang Sarang Semut. Ia meminta kepada saya untuk mencoba Sarang Semut dari Wamena. Katanya herba tersebut sangat ampuh mengobati berbagai penyakit, termasuk tumor dan kanker. Saya pun mulai mencoba meminumnya. Oleh karena saya bertekad ingin sembuh maka saya rajin mengonsumsinya setiap sehari.

Tiga hari kemudian saya mulai merasa tidak begitu sakit lagi dan saya bertekad terus mengonsumsinya. Seminggu kemudian rasa sakit sudah sangat berkurang dan benjolannya sudah agak lembek. Pada minggu ketiga di suatu pagi saya kaget dengan adanya cairan berwarna kekuning-kuningan keluar di atas puting saya dan cairan tersebut secara terus-menerus keluar dalam beberapa hari. Saya masih terus mengonsumsi Sarang Semut agar bisa sembuh benar dan temyata luka lubang yang mengeluarkan cairan tersebut tertutup sendiri dan lukanya sembuh.

Saya sangat lega dan bahagia karena saya sudah merasa sembuh berkat Sarang Semut. Kesembuhan ini terasa hingga kini. Sudah beberapa tahun ini tidak ada masalah lagi hingga saya melahirkan anak kami yang kedua. Bahkan, produksi ASI saya lancar-lancar saja dan normal sebagaimana biasa.
Penyakit Jantung
Meyti Mangelep (40 th), Jayapura-Papua
Sudah sejak lama saya mengalami gangguan jantung. Setiap kali kaget atau mendengar berita-berita yang mengejutkan, jantungku langsung berdebar-debar dan terasa nyeri seperti ada yang menusuk-nusuk, bahkan kadang kala agak terasa sakit di bagian jantung. Sudah beberapa kali saya memeriksakan diri ke dokter ahli jantung dan saya diberikan obat pencegah agar tidak mengalami serangan jantung. Namun, semua itu tidak banyak membantu dan tidak ada perubahan gangguan yang saya alami.

Tiga setengah tahun yang lalu saya mendapatkan informasi dari teman bahwa ada sejenis ramuan obat yang bisa mengobati jantung saya. Ramuan itu namanya Sarang Semut. Saya pun membeli Sarang Semut tersebut untuk saya konsumsi dengan harapan bisa sehat kembali.

Alangkah bahagianya saya, ternyata setelah tiga minggu secara terus-menerus meminum Sarang Semut, saya mengalami perubahan yang sangat besar, jantung saya tidak lagi berdebar-debar. Bahkan, rasa nyeri dan sakit pada jantung saya hilang.

Sampai sekarang sudah lebih dari tiga tahun berlalu setelah saya mengkonsumsi Sarang Semut. Tidak pernah lagi ada gangguan jantung seperti yang saya alami di masa lalu. Puji Tuhan saya sekarang sehat berkat Sarang Semut.
Kanker Rahim
lbu Rini (65 th), Jayapura-Papua
Saya seorang ibu yang divonis oleh dokter telah mengidap kanker rahim. Namun, dokter menyarankan untuk tidak dioperasi karena alasan kondisi kesehatan saya yang sudah menurun akibat faktor umur. Namun, di sisi lain dokter juga menyampaikan kalau dibiarkan bibit kanker bisa berkembang dan menyebar. Dokter pun hanya merekomendasikan untuk mengkonsumsi obat dokter. Oleh karena kurang puas, saya pun berusaha mencari alternatif lain. Atas saran dari saudara, saya pun mengonkonsumsi Sarang Semut. Ternyata, setelah 2 bulan mengkonsumsi Sarang Semut setiap hari, kanker saya ternyata mengecil. Bahkan, saya memeriksakan kembali ke dokter, sungguh luar biasa, kanker di rahim telah hilang sama sekali.
Tumor dan Gangguan Paru-Paru
Mona Pangkey (32 th), Jayapura-Papua
Saya sudah keliling periksa dari dokter ke dokter dan diberi berbagai obat. Tidak hanya itu, sudah banyak uang yang saya habiskan, tetapi tidak ada perubahan yang berarti. Begitu pula dengan ramuan obat alternatif lainnya, saya sudah mencobanya, tetap saja tidak bisa tertolong. Selain gangguan pada rahang, saya juga sebenarnya gangguan atau flek paru-paru sehingga sering batuk-batuk. Saya sangat khawatir dan gelisah karena saya sudah berkeluarga dan mempunyai seorang anak yang masih kecil.

Sejak suami saya mendengar tentang khasiat tanaman Sarang Semut yang beredar di Jayapura, dia pun menyuruh saya mecoba meminumnya. Setelah saya mencoba meminumnya untuk beberapa hari, ternyata ada perubahan. Rasa sakit yang sering timbul kini mulai berkurang, batuk saya pun mereda. Akhirnya, saya pun terus mengkonsumsinya hingga lebih dari satu bulan. Hasilnya sungguh diluar dugaan saya. Benjolan di rahang saya lenyap total. Flek di paru-paru pun hilang dan saya tidak pernah batuk lagi.

Saya merasa penasaran dengan kenyataan ini. Saya pun pergi lagi memeriksakan diri ke dokter dan ternyata dokter mengatakan bahwa saya sudah sembuh. Dokter pun heran dan menanyakan obat yang saya konsumsi. Menurut dokter, selama ini pasien-pasiennya dengan penyakit yang sama tidak pernah bisa sembuh secepat yang saya alami. Saya sangat bersyukur dapat disembuhkan berkat Sarang Semut. Hingga kini saya tetap sehat dan bahagia bersama keluarga.
Tumor di Leher
Agnes Horoni (40 th), Jayapura-Papua
Saya seorang karyawati asal Sulawesi Utara yang bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jayapura. Selama di Jayapura saya mengalami benjolan di bagian leher sebelah kanan pada tiga tahun yang lampau. Benjolan tersebut tumbuh secara cepat hingga sudah sebesar kelereng. Saya pun memeriksakan ke dokter ahli. Dokter pun berkesimpulan bahwa yang tumbuh di leher saya adalah sejenis tumor yang bisa berkembang terus. Ia pun mengajurkan supaya segera dioperasi saja.

Oleh karena saya merasa sangat khawatir dengan benjolan tersebut maka saya memutuskan supaya dioperasi saja sesuai anjuran dokter. Oleh dokter telah ditetapkan hari dan tanggal operasi. Untuk itu, sebelumnya saya menyampaikan kepada pimpinan saya, di mana saat itu pimpinan saya menganjurkan supaya jangan terburu-buru untuk dioperasi. Pimpinan saya menganjurkan supaya saya mencoba meminum jamu Sarang Semut yang menurutnya sangat berkhasiat untuk mengobati benjolan saya tersebut. Akan tetapi, suami saya menyarankan untuk tetap dioperasi karena sudah janji waktu dengan dokternya.

Selama tiga minggu setelah dioperasi saya merasa aman dan tenang-tenang saja. Akan tetapi, tiba-tiba pada minggu berikutnya saya merasa tempat bekas operasi ada benjolan baru yang mulai tumbuh kembali dan berkembang secara cepat. Hal ini saya sampaikan kepada pimpinan saya dan pimpinan saya menganjurkan kembali untuk mencoba meminum jamu Sarang Semut. Akhirnya, saya pun menurutinya. Saya memulai meminumSarang Semut dengan takaran 3 kali sehari selama satu bulan. Ternyata secara berangsur-angsur benjolan tersebut mengecil hingga akhirnya lenyap sama sekali. Bahkan, bekas sayatan pisau operasi pun tidak tampak sama sekali. Rupanya Sarang Semut benar-benar sangat dahsyat. Saya sangat bersyukur bahwa dalam beberapa tahun ini sudah tidak ada lagi gangguan dengan benjolan tersebut. Puji Tuhan saya sudah benar-benar sehat berkat Sarang Semut.
Ambeien (Wasir)
Bapak Hendra (68 th), Jayapura
Saya sudah mengalai ambeien sejak 48 tahun yang lalu. Selama ini untuk mengobati penyakit tersebut saya mengkonsumsi obat dokter. Namun, hasilnya tidak begitu baik. Tidak hanya itu, semua jenis pengobatan alternatif pun sudah saya coba, tetapi hasilnya juga kurang memuaskan. Hingga pada suatu hari, saudara saya menyarankan untuk mengkonsumsi Sarang Semut. Saya pun mulai mencoba mengkonsumsinya. Sesuai dosis rekomendasi pada kemasannya, saya pun mengikutinya. Setelah mengkonsumsinya beberapa hari, ambeien saya mengecil. Saya pun terus mengkonsumsi Sarang Semut terus-menerus selama 2 bulan. Hasilnya, ambeien saya yang selama 40 tahun menyiksa kini hilang sama sekali dan tidak pernah muncul lagi.
Melancarkan dan Meningkatkan Produksi Air Susu Ibu (ASI)
Tri Wayat Turyanti (34 th), Sentani, Jayapura-Papua
Saya seorang ibu asal Jawa Tengah, dan suami saya berwiraswasta dan bertempat tinggal di Sentani Jayapura. Kami dikaruniai tiga orang anak, anak pertama laki-laki dan anak kedua adalah kembar, kedua-duanya laki-laki. Saat melahirkan prosesnya berjalan normal dan sehat-sehat saja. Hanya saja setelah melahirkan kedua bayiku itu, saya mengalami kekurangan ASI. Padahal saya sangat berkeinginan untuk memberi ASI secukupnya kepada kedua bayiku sekurang-kurangnya untuk beberapa bulan ke depan. Saya berusaha mencari makanan tambahan untuk bisa meningkatkan air susu, tetapi tidak banyak tertolong sehingga terpaksa saya harus mencukupi kebuthan ASI untuk mereka dengan memberikan tambahan susu bubuk.

Pada suatu hari saya mendapatkan kiriman paket dari saudara di Wamena yang di dalamnya berisi Sarang Semut. Sarang Semut tersebut katanya dapat mempercepat pemulihan kesehatan ibu yang baru melahirkan dan juga untuk meningkatkan stamina. Saya kemudian mencoba untuk meminumnya sesuai dengan keterangan yang terdapat dalam kemasannya, yaitu 2 kali sehari. Ternyata setelah beberapa hari mengkonsumsinya, saya merasa kesehatanku lebih baik dan tidak mengalami pegal-pegal. Perubahan yang luar biasa saya rasakan adalah produksi ASI-ku bertambah banyak, bahkan dapat mencukupi kebutuhan kedua bayiku.

Ini adalah hal yang luar biasa dan sangat menggembirakan hati saya. Ternyata Sarang Semut sangat ampuh meningkatkan produksi ASI. Di samping itu, dengan memberikan ASI, kedua bayiku sangat sehat dan berkembang dengan baik.
Melancarkan dan Meningkatkan Produksi Air Susu Ibu (ASI)
Ibu Sonia (34 th), Cengkareng, Jakarta Barat
Saya adalah ibu dua orang anak. Saat melahirkan anak pertama, kondisi ASI normal. Namun, setelah melahirkan anak kedua, ASI saya menggumpal sehingga produksinya pun menurun. Saya telah mengupayakan segala cara agar produksi ASI saya tidak mengumpal dan lancar. Saya pun mengkonsumsi daun katuk. Bahkan, tidak hanya itu, saya juga melakukan pijat dan meminum obat tradisional Cina. Namun, tidak ada hasil yang memuaskan. Produksi ASI saya tepat menggumpal. Hingga pada suatu hari teman saya menganjurkan untuk mencoba mengkonsumsi Sarang Semut. Menurutnya hasil rebusan Sarang Semut dapat melancarkan dan meningkatkan produksi ASI. Akhirnya, saya pun mengkonsumsinya 2 kali sehari. Hasilnya sungguh luar biasa, baru 2 hari mengkonsumsinya, air susu saya melimpah dan lancar. Bahkan, saya kewalahan sehingga saya harus memompanya keluar.
Nyeri Punggung
Ibu Maria (32 th), Jakarta Utara
Saya mengidap skoliosis (tulang punggung bengkok). Setiap hari saya merasa nyeri dan pegal di sekitar tulang punggung saya. Saya sudah mencoba berbagai terapi dan olah raga renang. Namun, tidak banyak membantu. Berkat saran dari teman, saya mencoba mengkonsumsi Sarang Semut. Ternyata setelah meminum hasil rebusan Sarang Semut selama 10 hari, rasa pegal dan nyeri hilang. Bahkan, hingga sekarang rasa nyeri itu tidak pernah terasa kembali. Sungguh luar biasa khasiat Sarang Semut.
Alergi (Bersin-bersin dan Keluar Ingus)
Bryan (4 th), Perumahan Citra, Jakarta Barat
Anak saya namanya Bryan dengan umur 4 tahun. Hampir setiap pagi saat bangun tidur, anak saya selalu bersin-bersin. Bahkan, setiap kali bersin mengeluarkan ingus yang berwarna hijau kental. Oleh karena khawatir akan perkembangan kesehatannya, saya pun memutuskan untuk membawanya ke dokter. Saat memeriksakannya, dokter mengatakan kalau anak saya itu alergi. Dokter pun memberikan resep obat.

Setelah beberapa hari ternyata anak saya tetap bersin-bersin, tidak ada perubahan. Berkat saran dari saudara yang mengetahui ada sejenis jamu yang disebut Sarang Semut bisa mengatasi penyakit anak saya tersebut. Saya pun berusaha mencari jamu tersebut. Setelah mendapatkannya, saya pun memberikan kepada anak saya untuk diminum. Setelah is mengkonsumsinya selama 4 hari, ternyata hasilnya diluar dugaan saya. Anak saya tidak pernah lagi bersin-bersin jika bagun tidur dan tidak mengeluarkan ingus lagi.
Meningkatkan Gairah Seksual
Bapak Sarto (38 th), Jayapura

Belakangan ini saya mengalami penurunan aktivitas seksual sehingga saya merasa terganggu. Istri saya pun merasakan dampaknya. Sebenarnya saya sudah mencoba mengkonsumsi ramuan taradisional, tetapi hasilnya kurang maksimal. Berkat saran teman, saya pun mengkonsumsi jamu Sarang Semut. Hasilnya, diluar dugaan saya. Hanya mengkonsumsi selama 1 minggu berturut-turut dengan dosis 2 kali sehari ternyata gairah seksual saya kembali normal, bahkan meningkat. (Sumber: Buku "Gempur Penyakit dengan Sarang Semut" Penulis Dr. Ir. Ahkam Subroto, Hendro Saputro)

Bukti Ilmiah Sarang Semut

Dalam uji in vitro, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh mengatasi sel kanker. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari Universit National of Hochiminch City dan koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota. Ketiga orang sejawat Qui itu bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University

Dalam penelitiannya Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg, kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lantas menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastesis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus. Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel kanker. Hasilnya menakjubkan, Sarang Semut mempunyai aktivitas antiproliferasi. Dalam dunia kedokteran, proliferasi berarti pertumbuhan sel yang amat cepat dan abnormal. Kanker memang berarti pertumbuhan sel yang cepat dan tak terkendali. Antiproliferasi berarti menghambat proses perbanyakan sel itu.

Seperti dikutip Biology Pharmaceutical Bulletin, Qui Kim Tran dan rekan-rekannya menuturkan bahwa seluruh ekstrak Sarang Semut menekan proliferasi sel tumor manusia. Dalam uji itu terbukti tingkat efektivitas EC50 mencapai 9,97 mg/ml pada ekstrak methanol. Artinya hanya dengan dosis kecil, 9,97 mg/ml, ekstrak Sarang Semut mampu menekan 50% laju pertumbuhan sel kanker. Sedangkan EC50 pada ekstrak air 22,3 mg/ml; campuran methanol-air, 11,3 mg/ml. Riset tersebut meneguhkan pengalaman empiris banyak orang yang sembuh dari kanker.

Di samping Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Tokoferol mirip vitamin E yang berefek antioksidan efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, guru besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol itu cukup tinggi. Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker. Ia menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif, katanya. Senyawa kaya vitamin E itu juga berfaedah sebagai antipenuaan. Bila kita mengkonsumsi banyak lemak dan radikal bebas, dengan adanya tokoferol akan mengatasinya, ujar ahli Ahmad Sulaeman PhD. Doktor ahli nutrisi alumnus University of Nebraska Lincoln itu mengungkapkan, peran vitamin E bagi kesehatan amat vital. Ia mencegah asam lemak tak jenuh, komponen sel membran dari oksidasi oleh radikal bebas.

Dalam segi keamanan konsumen, riset ilmiah yang telah dilakukan oleh Muhammad Ahkam Subroto, doktor alumnus University of New South Wales Sydney, Australia, telah menjamin keamanan dari herba ini. Riset itu membuktikan, konsumsi 3 kali 1 sendok makan Sarang Semut per hari masih sangat aman. Hasil riset tersebut medapati angka LD50 sarang semut amat tinggi sehingga keamanan konsumen terlindungi. Dimana kriteria obat yang bagus jika dosis efektif berjauhan dengan LD50. (Dari berbagai sumber, sumber utama: Buku "Gempur Penyakit dengan Sarang Semut" Penulis Dr. Ir. Ahkam Subroto, Hendro Saputro)

Kandungan Sarang Semut

Uji penapisan kimia dari tumbuhan Sarang Semut menunjukkan bahwa tumbuhan ini mengandung senyawa-senyawa kimia dari golongan flavonoid dan tanin. Hal ini sesuai dengan basil penelitian yang telah dilakukan oleh para peneliti yang mempelajari golongan senyawa ini dalam kaitannya dengan sistem pertahanan diri tumbuhan Sarang Semut.

Flavonoid merupakan golongan senyawa bahan alam dari senyawa fenolik yang banyak merupakan pigmen tumbuhan. Saat ini lebih dari 6.000 senyawa yang berbeda masuk ke dalam golongan flavonoid. Flavonoid merupakan bagian penting dari diet manusia karena banyak manfaatnya bagi kesehatan. Fungsi kebanyakan flavonoid dalam tubuh manusia adalah sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, memiliki hubungan sinergis dengan vitamin C (meningkatkan efektivitas vitamin C), antiinflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik.

Dalam banyak kasus, flavonoid dapat berperan secara langsung sebagai antibiotik dengan mengganggu fungsi dari mikroorganisme seperti bakteri atau virus. Fungsi flavonoid sebagai antivirus telah banyak dipublikasikan, termasuk untuk virus HIV (AIDS) dan virus herpes. Selain itu, flavonoid juga dilaporkan berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain seperti asma, katarak, diabetes, encok/rematik, migren, wasir, dan periodontitis (radang jaringan ikat penyangga akar gigi). Penelitian­-penelitian mutakhir telah mengungkap fungsi-fungsi lain dari flavonoid, tidak saja untuk pencegahan, tetapi juga untuk pengobatan kanker.

Banyak mekanisme kerja dari flavonoid yang sudah terungkap, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, serta pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut. Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker atau tumor, TBC, dan encok/rematik diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoid Sarang Semut.
Komposisi dan Kandungan Senyawa Aktif Tumbuhan Sarang Semut

No Parameter Satuan Nilai
01 Energi Kkal/ 100 g 350,52
02 Kadar air g/ 100 g 4,54
03 Kadar abu g/100 g 11,13
04 Kadar lemak g/ 100 g 2,64
05 Kadar protein g/100 g 2,75
06 Kadar karbohidrat g/100 g 78,94
07 Tokoferol mg/100 g 31,34
08 Total fenol g/100 g 0,25
09 Kalsium (Ca) g/100 g 0.37
10 Natrium (Na) mg/100 g 68,58
11 Kalium (K) g/100 g 3,61
12 Seng (Zn) mg/100 g 1,36
13 Besi (Fe) mg/100 g 29,24
14 Fosfor (P) g/100 g 0,99
15 Magnesium (Mg) g/100 g 1,50

Tanin merupakan astringen, polifenol tanaman berasa pahit yang dapat mengikat dan mengendapkan protein. Umumnya tanin digunakan untuk aplikasi di bidang pengobatan, misalnya untuk pengobatan diare, hemostatik (menghentikan pendarahan), dan wasir. Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan ambeien (wasir) dan mimisan diduga kuat berkaitan dengan kandungan taninnya.

Seperti dalam tabel di atas tumbuhan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol (vitamin E) sekitar 313 ppm dan beberapa mineral penting untuk tubuh seperti kalsium, natrium, kalium, seng, besi, fosfor, dan magnesium.

Analisis antioksidan dari ekstrak kasar tumbuhan sarang semut dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) menunjukkan bahwa ekstrak tersebut memiliki aktivitas antioksidan sedang, yaitu diperoleh nilai IC50 sebesar 48,6 ppm. Sementara alfa­tokoferol yang merupakan antioksidan kuat dengan nilai IC50 diperoleh angka sebesar 5,1 ppm. IC50 merupakan konsentrasi dari antioksidan yang dapat meredam atau menghambat 50% radikal bebas. Semakin kecil nilai IC50 dari suatu antioksidan maka semakin kuat antioksidan tersebut. Alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas sebanyak 96% dan persentase inhibisi ini tetap konstan untuk konsentrasi­konsentrasi yang lebih tinggi dari 12 ppm. Hasil penelitian ini mempunyai makna bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi rendah pun telah memiliki aktivitas peredam radikal bebas hingga mendekati 100%.

Dalam sistem metabolisme tubuh, Kalsium berfungsi dalam kerja jantung, impuls saraf, dan pembekuan darah. Besi berfungsi dalam pembentukan hemoglobin, transpor oksigen, aktivator enzim. Fosfor berfungsi dalam penyerapan kalsium dan produksi energi. Natrium memiliki peranan dalam kesetimbangan elektrolit, volume cairan tubuh, dan impuls saraf. Kalium berfungsi dalam ritme jantung, impuls saraf, dan keseimbangan asam-basa. Seng memiliki fungsi dalam sintesis protein, fungsi seksual, penyimpanan insulin, metabolisme karbohidrat, dan penyembuhan luka. Sementara Magnesium memiliki peranan dalam fungsi tulang, hati, otot, transfer air intraseluler, keseimbangan basa, dan aktivitas neuromuskuler.

Fungsi-fungsi mineral tersebut dapat menjelaskan beberapa khasiat lain dari Sarang Semut, misalnya khasiatnya dalam membantu mengatasi berbagai macam penyakit/gangguan jantung, melancarkan haid dan mengobati keputihan, melancarkan peredaran darah, mengobati migren (sakit kepala sebelah), gangguan fungsi ginjal dan prostat, memulihkan kesegaran dan stamina tubuh, serta memulihkan gairah seksual.

Hasil analisis penghambatan aktivitas enzim xanthine oxidase oleh ekstrak tumbuhan Sarang Semut menunjukkan bahwa ekstrak tumbuhan ini dapat menghambat aktivitas enzim xanthine oxidase dengan aktivitas yang setara dengan allopurinol, obat komersial yang digunakan untuk pengobatan asam urat. Diduga senyawa inhibitor xanthine oxidase yang bertanggung jawab dalam mekanisme ini adalah senyawa dari golongan flavonoid. Fenomena ini yang kemungkinan dapat memperkuat khasiat tumbuhan Sarang Semut untuk pengobatan rematik yang telah terbukti secara empiris. (Sumber: Buku "Gempur Penyakit dengan Sarang Semut" Penulis Dr. Ir. Ahkam Subroto, Hendro Saputro)

Minggu, 24 Mei 2009

PUKAHA, Kayu Yang Dipakai 5 Nabi



KAYU YANG MEMPUNYAI BANYAK KHASIAT
Dalam buku yang berjudul “Sudut Perubahan Islam” tulisan Azahari Ibrahim (B.A. Al Azhar dan Dept. Pendidikan Ainus Syam, Mesir) disebutkan bahwa pohon ini juga diberikan sejumlah kelebihan oleh Allah SWT sebagai media pengobatan untuk beberapa jenis penyakit, seperti: sakit gigi, gigitan hewan berbisa, demam dan sakit kepala.

“ Saya sendiri pernah merasakan khasiat dari perantara penggunaan pukaha ini, salah satunya pas saya menderita sakit perut, rasanya seperti di tusuk tusuk namun setelah saya meminum air rendaman tasbih pukaha alhamdulillah sakit perut tersebut hilang,” cetus HM Subli salah satu tokoh masyarakat di Desa Kampung Keramat Martapura.
Kayu Pukaha seperti yang tercantum dalam buku hasil tulisan Azahari Ibrahim merupakan kayu paling tinggi mutunya dalam segala jenis kayu yang terdapat di muka bumi ini.

Sedangkan khasiat kayu pukaha sebagaimana disebut dalam buku “Mushaf, Tasbih, Tongkat – Koleksi Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu`izzaddin Wad daulah” susunan Pehin Mufti Negara Brunei Darussalam, Ustaz Haji Awang Abdul Aziz bin Juned (mufti sekarang ini), dinyatakan bahwa terdapat tiga jenis kayu pukaha asli, yaitu pukaha Nigeria, pukaha Iran dan pukaha Turki.

Kayu pukaha dipercayai mempunyai khasiat yang banyak, antara lain khasiat tasbih kayu pukaha ini antara lain air yang telah direndam dengan tasbih kayu pukaha bisa dibuat sebagai penawar atau obat untuk, sakit gigi airnya diminum dan dikumur dalam mulut, sakit kerongkong, seperti tonsil, guam dan ruam – airnya diminum dan dititikkan dalam mulut. Sedangkan untuk keracunan, airnya diminum begitu juga apabila Demam panas untuk meredakan airnya diminum.

Jika tasbih kayu pukaha dipakai di badan dengan syarat menyentuh kulit badan, ia bisa jadi penawar Gigitan dan sengatan binatang berbisa seperti ular dengan meletakkan tasbih itu di tempat gigitan / sengatan. Dan dengan pertolongan Allah, jika seseorang itu membawa tasbih kayu pukaha, Insya-Allah terselamat daripada nahas dan kecelakaan. Pemakai kayu pukaha juka dikatakan akan disukai oleh orang banyak.

“ Katanya dengan memakai kayu pukaha, selain untuk tawar berbagai macam penyakit insyaAllah kita juga bisa disenangi banyak orang, jadi tidak ada salahnya kan memakai apalagi sekarang harganya bisa terjangkau,” ucap M Syahli salah satu warga Tunggul Irang Martapura.

Tasbih kayu pukaha juga bisa dijadikan penawar untuk masalah kerasukan makhluk halus, jika anak-anak dirasuk mahluk halus, gosokkan tasbih kayu pukaha di dahinya. Sedangkam untuk Sakit kepala tasbih pukaha di gosokkan di bahagian kepala yang terasa sakit, begitu juga apabilasakit otot dan urat.

Sedangkan Ustaz ‘Abdullah al-Qari bin Haji Salleh, penulis dari Malaysia “Ensiklopedia Herba-Herba Sekeliling Kita” pada halaman 150 dia menyatakan Apabila kayu pukaha dipakai sebagai cincin maka bisa menjadikan cerdas, ditakuti syaitan / hantu, karena disebutka dalam buku tersebut syaitan / hantu terhalang dari memasuki rumah yang ada kayu pukaha.

Bisa juga untuk Sakit Pinggang, sariawan, sakit gigi, demam panas, dengan cara merendam kayu pukaha tersebut kemudian airnya diminum sedangkan untuk bengkak, kayu pukaha diletakkan di tempat bengkak.

Jadi kesimpulannya menurut Ustaz ‘Abdullah al-Qari bin Haji Salleh kayu pukaha itu, bagi setengah pihak mempunyai khasiatnya yang tertentu. Jadi siapa yang hendak percaya, dipersilahkan asalkan dalam ruang lingkup yang dibenarkan oleh ‘aqidah dan syariat dan jangan sampai hendak mempertuhankan kayu pukaha.

Karena itu HM Subli mengingatkan bahwa semua ciptaan Allah SWT hanyalah merupakan perantaraan semata, Allah SWT jualah yang berkuasa mutlaq atas segalanya, yakin dan berserah hanya kepada Allah SWT selayaknya.M Rifhan Risani.


TASBIH RASULLULAH DARI KAYU PUKAHA


Kenapa pukaha mendapat tempat lebih di hati para kaum muslimin, mungkin menurut H Muhammad Subli salah tokoh di Desa Kampung Keramat Martapura karena faktor sejarah kayu itu sendiri. “ Salah satunya kan dikatakan bahwa Nabi Muhammad pernah sewaktu beristirahat setelah perjalanan jauh, beristirahat dengan bersandar di pohon kayu Pukaha,” ucap HM Subli.

Kayu pukaha (juga disebut Kaukah/Pukaha/Fukaha/Pukah) ini berasal dari sejenis pepohonan langka yang hanya terdapat di daerah Timur Tengah (Iran, Turki, Mesir dan Nigeria).

Namun Kayu Pukaha yang terbaik mutunya berasal dari negara Turki, Berikut adalah ciri-ciri kayu pukaha negara Turki yang perlu anda ketahui, antara lain pukaha tersebut berwarna coklat, bercampur-campur terang dan gelap serta terdapat sedikit kekuningan, ada bagian-bagian tertentu yang berbintik bintik.
Jika direndam selama 5 – 10 minit, herbanya akan menyebabkan perubahan warna yang tidak kentara pada air, kesan pudar dan pucat akan terbit seketika setelah dikeringkan akibat dari rendaman air.

Adakalanya kayu pukaha akan kelihatan pucat dan kekeringan apabila digunakan, namun ada pula ia berkilauan akibat herba yang timbul dari dalam kayu Pukaha tersebut apabila sering digunakan, tetapi yang pasti warnanya akan berubah menjadi gelap dan berkilat dari masa ke masa apabila digunakan.

Konon, pohon pukaha berbuah sekali dalam kurun waktu hingga puluhan tahun, pohon pukaha ini juga kaya dengan nilai sejarah, di dalam buku terbitan Pustaka Media yang berjudul “Sudut Perubahan Islam” tulisan Azahari Ibrahim (B.A. Al Azhar dan Dept. Pendidikan Ainus Syam, Mesir) disebutkan bahwa kapal Nabi Nuh, tongkat Nabi Musa, tongkat Nabi Syu’aib, tongkat Nabi Sulaiman dan tasbih Nabi Muhammad SAW terbuat dari bahan yang diambil dari pohon pukaha.

Pohon ini juga diberikan sejumlah kelebihan oleh Allah SWT sebagai media pengobatan untuk beberapa jenis penyakit, seperti: sakit gigi, gigitan hewan berbisa, demam dan sakit kepala.

Memang tiada dalil sahih yang mengatakan bahtera dan tongkat itu dibuat dari kayu pukaha, namun tidak juga dalil sahih yang mengatakan bahtera dan tongkat itu tidak dibuat dari kayu pukaha namun juga tidak ada dalil sahih yang menyatakan tongkat dan bahtera tersebut dibuat daripada jenis kayu jati, cengal, berlian, balak dan sebagainya.

Di dalam sebuah artikel Berita Harian di koran harian Malaysia tertanggal 31 Desember 2005 dinyatakan bahwa menurut fakta & sumber hasil kajian arkeologi bahwa Bahtera Nabi Nuh atau Noah Ark’s itu dibuat dari kayu jenis pukaha (Gopher) yang langka.

Kayu tersebut juga menjadi bahan utama membuat bahtera dan ketahanannya menghadapi berbagai keadaan cuaca dan alam, hasil ujian maksimal pada Juni 1987, membuktikan bahwa ia mengandungi logam & fosil (tinggalan tumbuhan atau haiwan dalam kerak bumi yang wujud semenjak dari zaman geologi lalu).

Penemuan Dr Ronald Eldon Wyatt juga menduga dengan melakukan penemuan dan membuktikan kewujudan bahtera Nabi Nuh dengan menggunakan radar Geophysical Survey Systems Incoparated (GSSI).

Nabi Musa as. memiliki mukjizat dan tongkat beliau juga adalah mukjizat disebabkan beliau adalah seorang Rasul. Bagi manusia biasa, kita mempercayai bahawa kayu pukaha mempunyai kelebihan bukanlah mukjizat.

Kita juga mesti maklum bahawa manusia biasa tidak memiliki mukjizat namun dengan amalan kita dan disandingan kelebihan yang ada pada kayu pukaha disertai dengan keizinan Allah SWT yang akan membuahkan keampuhannya.M Rifhan Risani